[x]

deviantART

 

Aku Penyelamat Dunia!

Mon Dec 17, 2007, 6:41 PM
  • Mood: Cheerful
  • Listening to: Paris Combo - Living Room
  • Reading: Katekyo Hitman Reborn Djs
  • Drinking: Teh leci dan mawar
Dapet ini dari jurnalnya :iconc0ffecat-jun:

Memang mengkhawatirkan banget loh isu ini akhir-akhir ini, coba baca dulu deh.....

(sorry, this article is in Indonesian, if you want to know what I'm talking about, go check google or yahoo for global warming issues)



[Estimasi] Bumi Makin Panas

TAHUN 2040 : 2000 PULAU TENGGELAM

Mungkin Anda menduga, udara yang akhir-akhir ini makin panas, bukanlah
suatu masalah yang perlu kita risaukan.

"Mana mungkin sih tindakan satu-dua makhluk hidup di jagat semesta bisa
mengganggu kondisi planet bumi yang mahabesar ini?" barangkali begitulah
Anda berpikir.

Baru-baru ini, Inter-governmental Panel on Cimate Change (IPCC)
mempublikasikan hasil pengamatan ilmuwan dari berbagai negara. Isinya
sangat mengejutkan. Selama tahun 1990-2005, ternyata telah terjadi
peningkatan suhu merata di seluruh
bagian bumi, antara 0,15 – 0,3o C. Jika peningkatan suhu itu terus
berlanjut, diperkirakan pada tahun 2040 (33 tahun dari sekarang) lapisan es
di kutub-kutub bumi akan habis meleleh. Dan jika bumi masih terus memanas,
pada tahun 2050 akan terjadi kekurangan air tawar, sehingga kelaparan pun
akan meluas di seantero jagat. Udara akan sangat panas, jutaan orang
berebut air dan makanan. Napas tersengal oleh asap dan debu. Rumah-rumah di
pesisir terendam air laut. Luapan air laut makin lama makin luas, sehingga
akhirnya menelan seluruh pulau. Harta benda akan lenyap, begitu pula nyawa
manusia.

Di Indonesia, gejala serupa sudah terjadi. Sepanjang tahun 1980-2002, suhu
minimum kota Polonia (Sumatera Utara) meningkat 0,17o C per tahun.
Sementara, Denpasar mengalami peningkatan suhu maksimum hingga 0,87 o C per
tahun. Tanda yang kasat mata adalah menghilangnya salju yang dulu
menyelimuti satu-satunya tempat bersalju di Indonesia , yaitu Gunung
Jayawijaya di Papua.

Hasil studi yang dilakukan ilmuwan di Pusat Pengembangan Kawasan Pesisir
dan Laut, Institut Teknologi Bandung (2007), pun tak kalah mengerikan.
Ternyata, permukaan air laut Teluk Jakarta meningkat setinggi 0,8 cm. Jika
suhu bumi terus meningkat, maka diperkirakan, pada tahun 2050 daerah-daerah
di Jakarta (seperti : Kosambi, Penjaringan, dan Cilincing) dan Bekasi
(seperti : Muaragembong, Babelan, dan Tarumajaya) akan terendam semuanya.

Dengan adanya gejala ini, sebagai warga negara kepulauan, sudah seharusnya
kita khawatir. Pasalnya, pemanasan global mengancam kedaulatan negara. Es
yang meleleh di kutub-kutub mengalir ke laut lepas dan menyebabkan
permukaan laut bumi – termasuk laut di seputar Indonesia – terus meningkat.
Pulau-pulau kecil terluar kita bisa lenyap dari peta bumi, sehingga garis
kedaulatan negara bisa menyusut. Dan diperkirakan dalam 30 tahun mendatang
sekitar 2000 pulau di Indonesia akan tenggelam. Bukan hanya itu, jutaan
orang yang tinggal di pesisir pulau kecil pun akan kehilangan tempat
tinggal. Begitu pula asset-asset usaha wisata pantai.

Peneliti senior dari Center for International Forestry Research (CIFOR),
menjelaskan, pemanasan global adalah kejadian terperangkapnya radiasi
gelombang panjang matahari (disebut juga gelombang panas / inframerah) yang
dipancarkan bumi oleh gas-gas rumah kaca (efek rumah kaca adalah istilah
untuk panas yang terperangkap di dalam atmosfer bumi dan tidak bisa
menyebar). Gas-gas ini secara alami terdapat di udara (atmosfer). Penipisan
lapisan ozon juga memperpanas suhu bumi. Karena, makin tipis
lapisan-lapisan teratas atmosfer, makin leluasa radiasi gelombang pendek
matahari (termasuk ultraviolet) memasuki bumi. Pada gilirannya, radiasi
gelombang pendek ini juga berubah menjadi gelombang panas, sehingga kian
meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca tadi.

Karbondioksida (CO2) adalah gas terbanyak (75%)
penyumbang emisi gas rumah kaca. Setiap kali kita menggunakan bahan bakar
fosil (minyak, bensin, gas alam, batubara) untuk keperluan rumah tangga,
mobil, pabrik, ataupun membakar hutan, otomatis kita melepaskan CO2 ke
udara. Gas lain yang juga masuk peringkat atas adalah metan (CH4,18%),
ozone (O3,12%), dan clorofluorocarbon (CFC,14%). Gas metan banyak
dihasilkan dari proses pembusukan materi organic seperti yang banyak
terjadi di peternakan sapi. Gas metan juga dihasilkan dari penggunaan BBM
untuk kendaraan. Sementara itu, emisi gas CFC banyak timbul dari sistem
kerja kulkas dan AC model lama. Bersama gas-gas lain, uap air ikut
meningkatkan suhu rumah kaca.

Gejala sangat kentara dari pemanasan global adalah berubahnya iklim.
Contohnya, hujan deras masih sering datang, meski kini kita sudah memasuki
bulan yang seharusnya sudah terhitung musim kemarau. Menurut perkiraan,
dalam 30 tahun terakhir, pergantian musim kemarau ke musim hujan terus
bergeser, dan kini jaraknya berselisih nyaris sebulan dari normal. Banyak
orang menganggap, banjir besar bulan Februari lalu yang merendam lebih dari
separuh DKI Jakarta adalah akibat dari pemanasan global saja. Padahal 35%
rusaknya hutan kota dan hutan di Puncak adalah penyebab makin panasnya
udara Jakarta . Itu sebabnya, kerusakan hutan di Indonesia bukan hanya
menjadi masalah warga Indonesia , melainkan juga warga dunia. Direktur
Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), mengatakan, Indonesia
pantas malu karena telah menjadi Negara terbesar ke-3 di dunia sebagai
penyumbang gas rumah kaca dari kebakaran hutan dan pembakaran lahan gambut
(yang diubah menjadi permukiman atau hutan industri). Jika kita tidak bisa
menyelamatkan mulai dari sekarang, 5 tahun lagi hutan di Sumatera akan
habis, 10 tahun lagi hutan Kalimantan yang habis, 15 tahun lagi hutan di
seluruh Indonesia tak tersisa. Di saat itu, anak-anak kita tak lagi bisa
menghirup udara bersih.

Jika kita tidak secepatnya berhenti boros energi, bumi akan sepanas planet
Mars. Tak akan ada satupun makhluk hidup yang bisa bertahan, termasuk
anak-anak kita nanti.

Cara-cara praktis dan sederhana 'mendinginkan' bumi :

1. Matikan listrik.
(jika tidak digunakan, jangan tinggalkan alat elektronik dalam keadaan
standby. Cabut charger telp. genggam dari stop kontak.
Meski listrik tak mengeluarkan emisi karbon, pembangkit listrik PLN
menggunakan bahan baker fosil penyumbang besar emisi).

2. Ganti bohlam lampu ke jenis CFL, sesuai daya listrik.
Meski harganya agak mahal, lampu ini lebih hemat listrik dan awet).

3. Bersihkan lampu (debu bisa mengurangi tingkat penerangan hingga 5%).

4. Jika terpaksa memakai AC....
Tutup pintu dan jendela selama AC menyala. Atur suhu sejuk secukupnya,
sekitar 21-24o C).

5. Gunakan timer (untuk AC, microwave, oven, magic jar, dll).

6. Alihkan panas limbah mesin AC
untuk mengoperasikan water-heater.

7. Tanam pohon di lingkungan sekitar Anda.

8. Jemur pakaian di luar.
Angin dan panas matahari lebih baik ketimbang memakai mesin (dryer) yang
banyak mengeluarkan emisi karbon.

9. Gunakan kendaraan umum (untuk mengurangi polusi udara).

10. Hemat penggunaan kertas (bahan bakunya berasal dari kayu).

11. Say no to plastic.
Hampir semua sampah plastic menghasilkan gas berbahaya ketika dibakar. Atau
Anda juga dapat membantu mengumpulkannya untuk didaur ulang kembali.

12. Sebarkan berita ini kepada orang-orang di sekitar Anda, agar mereka
turut berperan serta dalam menyelamatkan bumi.



lebih bagus lagi kalo terus dipraktekkan ke kehidupan nyata. Bumi kita cuma satu, men! Kalo bukan kita yang menyelamatkan, siapa lagi? Ayo kita lakukan hal-hal di atas dan dengan bangga kita menyatakan,

"Aku telah membantu menyelamatkan dunia!"

:D :D :D


Btw, buat art progress:


:iconkairei-chan: -------> 35 %
:iconpipid: -------> 30 %
:iconakaidream: -------> 40 %



-------------------------------------------------------------


Lagi Ikutan Klub :

:icondoujinshiindonesia: :icontheoccultside: :iconsirius-x-remus: :iconmedievalcommunity: :iconkhrclub:
:iconyamamotoxgokudera: :icongokudera-x-tsuna: :iconclub-artemis: :iconindonesia:

Pending :

:iconeyeshield21: :iconemmavictorianromance:

Devious Comments

love 0 0 joy 0 0 wow 0 0 mad 0 0 sad 0 0 fear 0 0 neutral 0 0

iya nih, gw dah berusaha setiap beli sesuatu minta ga pake plastik. tapi yang paling susah hemat kertas nih :cries: mau gambar dimana dooong :(

--
:orange::giggle::boogie:

~indonesia rules!!
digital sketching, penciling, inking, painting, coloring.. hemat kertas, selamatkan hutan.

tapinya, pembangkit listriknya pake bahan bakar fossil jg :rofl:

--
My Work Place -> ~jotter plz visit their galleries and website for further information. TQ
Gunakan slim PC.. lebih hemat listrik, lebih kecil kontribusi ke global warming ^^

ato gunakan kertas recycle.

--
Enjoy everything !
wah, tapi kertas recycle di Indo kan masih mahal bukannya? -_- coba di Indo kaya di Jepang gitu, nerbitin buku-bukunya pake kertas daur ulang, udah ringan, hemat pohon lagi!
Yoi deh! :D kertas n pensil sudah menjadi bagian dari hidupku
slim PC? Mac Mini? XD

--
My Work Place -> ~jotter plz visit their galleries and website for further information. TQ
Wah, Orrie jadi penyelamat dunia! XD Hehe, sebaiknya emank kita harus berusaha mengurangi 'global warming" yang satu ini agar dunia kita masih layak ditempati anak-cucu kita nanti. Betul, saudara2x? XD --> sebenernya cuman takut kalau rumahnya tenggelem karena di daerah yang bakal terendem tahun 2050...
slim pc itu pc yg ukurannya cuma 1/4 pc biasa.
udah ada yg hp n acer...
keren loh :D

--
Enjoy everything !
ngga sih, itu cuma hiperbola aja! ;P hehehehe, iya nih, daerah rumah gw juga uda sering kebanjiran masa sekarang tambah beginian lagi, kagok gw! :D

Site Map